Seperti Detektif

Selama aku tinggal di rumah mertua, aku menemukan banyak sekali kejanggalan dalam masalah keuangan suamiku. Ternyata selama ini suamiku hanya menjadi “tambal butuh” saudara-saudaranya saja. Sudah berapa banyak kebohongan yang sudah berhasil ku bongkar, mulai dari uang lemari yang selama ini aku kirim untuk dibayarkan cicilan-nya sampai dengan kelakuan adeknya yang keterlaluan. Selama ini banyak sekali yang disembunyikan dari suamiku, setip kali ada permasalahan selalu disembunyikan. Namun setelah aku tinggal di sini, satu persatu kebusukan terungkap.

Aku merasa sangat kasihan dengan suamiku yang bekerja mati-matian demi menghidupi orang tuanya ternyata uang pemberian suamiku itu dimintai oleh saudara-saudaranya. Mulai dari membeli susu anaknya, membayar sekolah, bahkan beli makanan ayam dan rokok saja minta mertua. Aku bener-bener merasa sedih melihatnya. Semua urusan yang diuruskan saudarnya tidak ada yang beres. Padahal berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan oleh suamiku. Lagi

Iklan

My Father is my idol

Udah lama nih gak pernah posting, hmmm lagi banyak kerjaan jadi belum sempat-sempet juga *sok sibuk mode on*. Sekalinya ada waktu eh ada CCTV berjalan. MAKSUD LOH!!!! hehehehehe

Mau crita-crita dikit tentang idola nih. Selama ini setiap ditanya apa aq punya idola atau enggak aq selalu mikir2 siapa c idola aq. Dari kecil memang aq gak pernah mengagumi atau mengidolakan seseorang, baik itu tokoh, ilmuwan, artis ato mungkin kakak kelas yang kece selayaknya anak-anak ABG. Yah kalau diajak ngomong soal artis aq pasti jadi orang paling cupu sedunia. Memang gak suka mau gimana lagi. Biasa aja gitu rasanya. Ada ya model orang kayak aq gini?

Pernah suatu hari aq beli majalah remaja dan disitu ada foto artis idola temen aq, dia pengen banget punya tuh foto tapi aq gak kasih. Sampai2 dia bilang, “Kita tukeran deh, kamu ngidolain sapa? Ntar aq cariin deh”… Mikir panjang dulu, siapa ya idola aq? hmmm entah setan apa yang nyambet aq, aq bilang “Oke deh aq suka erik, kamu cariin ya”. Duh maksa banget, padahal aq gak suka sama tuh penyanyi. Walhasil, barterlah kita gambar artis. Udah aq dapet tuh foto erik malah aq taruh gitu aja di rumah, ntah langsung ilang kemana tuh foto. Mungkin langsung diambil mamaku buat alas goreng krupuk. Lagi

Song For Gaza

Seharian kemaren aq udah hampir 90an kali ngulangin lagu We Will Not Go Down , song for Gaza. Sempet baca juga translit bahasa indonesianya dari catatan mas Arif di facebook (afwan mas Arif, numpang copas :p, piis). Yah Allah sedih banget dengernya 😦

Nih Liriknya

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight!
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down In Gaza tonight

We will not go down In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die Lagi

Rindu

Mas Pras

I can wait forever

When you say, “i miss the things you do”
I just want to get back close again to you
But for now, your voice is near enough
How I miss you and I miss your love
And though, all the days that pass me by so slow
All the emptiness inside me flows
All around and there’s no way out
I’m just thinking so much of you
There was never any doubt

I can wait forever
If you say you’ll be there too
I can wait forever if you will
I know it’s worth it all, to spend my life alone with you

When it looked as though my life was wrong
You took my love and gave it somewhere to belong
I’ll be here, when hope is out of sight
I just wish that I were next to you tonight
And though, I’ll be reaching for you even though
You’ll be somewhere else, my love will go
Like a bird on its way back home
I could never let you go
And I just want you to know

I can wait forever
If you say you’ll be there too
I can wait forever if you will
I know it’s worth it all, to spend my life alone with you

Where are you now
Alone with the thoughts we share?
Keep them strong somehow
And you’ll know I’ll always be there

By Air Supply

Mamaku Hebat Sekali

Seminggu lagi tepat satu tahun aku berpisah dengan mama, ayah, dua adikku dan seluruh saudara-saudara yg ada di kampung halamanku di Malang. Sejujurnya aku sangat kangen sekali dengan mereka. Kangen masakan mama yang sangat enak, kangen kewibawaan ayahku dan kepandaian beliau, kangen adekku yang curhat tentang dambaan hatinya serta tangis adekku yang masih duduk di bangku SD. Terlepas dari itu, aku sangat merindukan sosok mamaku yang selalu ada untuk aku.

Disaat aku susah dan senang. Dimana aku selalu mengeluh karena tugas sekolah yang tidak selesai-selasai, mengeluh karena temanku yang suka iseng dan banyak lagi. Tapi tak jarang juga aku selalu membantah kata-kata mama, mengeluh juga karena disuruh bersih-bersih rumah. Padahal selama ini mama tak pernah mengeluh sedikitpun telah mengasuh aku, menghadapi kenakalanku, memasakkan makanan untukku, mengandungku selama bulan dan tanpa mama saat ini aku tak akan seperti sekarang. Lagi

Akhirnya Aku Bisa Mendengar Lagi

Kemaren (17 Juli 2008), selama kurang lebih 6 jam aku mengalami ketulian di telinga kiri. Hiks…. Itu akibat karet antingku masuk dalam telinga. Kabar ini sempat menghebohkan teman-teman di kost-kostan, apalagi di kantor (sukur… untung PT tempat aku kerja lebih didominasi cowok daripada cewek 😀 …). Bukan maksud menyebarkan brita musibah, tapi gimana lagi orang untuk berobat harus ngurus ke kantor dulu. Otomatislah orang-orang tanya. Duh malunya aku. Semua orang pasti bilang “Tidak masuk akal. Karet anting yg letaknya di bagian cuping telinga belakang bisa masuk ke dalam telinga”.

Ceritanya begitu, pagi itu setelah mandi keramas mungkin antingku tersangkut di handuk. Dasar antingnya emang udah kendor, ya kemungkinan besar pasti terlepas. Entah bagaimana caranya karet anting itu bisa terjatuh di telingaku 😦 …. Tanpa diduga, aku mendapatkan telepon dari “masku”, dan aku memasukkan headset ke telingaku. Akhirnya makin terdoronglah masuk itu karet anting. Benar-benar tak terduga memang. Lagi

Aku Ingin Kuliah

Sudah sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, aku sudah mempunyai cita-cita untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi. Tidak munafik bahwa sebenernya aku ingin sekali melanjutkan ke jenjang universitas setelah kelulusanku dari sekolah menenga kejuruan. Jujur saja, dengan nilai ujian nasionalku yang rata-rata 9,2 dengan nilai 10 pada dua mata pelajaran sekaligus, yaitu matematika dan bahasa Inggris.

Yang membuat aku merasa benar-benar bangga adalah semua nilai itu aku dapatkan murni dari hasil kerja keras selama aku menjalani pendidikan. Tak satu pun dari jawaban ujian nasional itu yang merupakan hasil mencontek teman.

Lagi

Previous Older Entries