Memories of Frameworks-Studios

Rambut Warna

Ini foto waktu warewell party

Agus si Rambut Merah
Agus
Akbar si Rambut Ijo
Akbar
Arya si Rambut Pirang (Menir)
Arya
Kiki Rambut Ungu
Kiki

Team Building

Jadi Hewan deh aq

Hewan-hewan Menunggu Sang Gembala

Break Fasting

Buka pusa bareng di rumah makan Rejeki Sea Food.. Ow no, i hate see food

Break Fasting

Iklan

Sebuah Kebanggaan

Sebenernya aq g pantes nulis ini sebagai sebuah kebanggaan, karena mengingat apa yg aq lakukan untuk project film itu tidak banyak dan tidak begitu berarti. Aq hanya seorang junior render wrangler waktu itu di salah satu studio terbesar di Asia Tenggara yang mengerjakan project2 animasi berskala internasional. Sebuah posisi yg tidak terlalu vital. Pekerjaanq hanya memeriksa passes2 hasil render untuk kebutuhan proses compositing yg terlebih dahulu dilakukan proses precompositing. Hanya melihat. That’s it.

1_127296250l-copy.jpg

Setiap saat aq hanya melihat passes2 hasil render dari sebuah animasi. Memeriksa apakah ada suatu kesalahan render yg bisa menghambat proses compositing, kesalahan animasi yg tak diketau ketika proses Animation QC dan mengikuti proses precompositing di preview room. Lagi

Gank 3G

3G nama gankq ketika masih skul. Sebenernya qt bukan gank tapi lebih ke sahabat.

1.jpg

Tempat Kerja Baru

Tanggal 1 Februari kemaren aq resmi meninggalkan tempat kerjaq tercinta di Frameworks Studio karena emang kontrakq udah habis untuk project “Sing To The Dawn”. Sebenernya masih berharap banget kerja di sana. Tapi berhubung aq belum siap menjadi animator, akhirnya aq memutuskan untuk menunggu who knows ada open posisi buat aq. Waktu itu aq juga tidak terlalu berharap banyak, jadi sebagai “jaga-jaga” aja aq cari tempat lain. Ada 1 tempat recomment dari bosq namun karena tempat produksinya di Jakarta sedangkan di Batam hanya sebagai kantor cabang akhirnya perusahaan tersebut menyarankan aq untuk menunggu 3 bulan lagi karena setiap 3 bulan sekali akan ada perekrutan employeer baru. Ya akhirnya aq coba2 aja ngelamar lewat website job vacancy yg emang sengaja aq subscribekan alamat emailq. Terus aq juga coba saran dari temanq untuk melamar di Malang, ya itung2 deket lah dari rumah nda usah jauh2 merantau ke Batam. Gak disangka2 aq ternyata dapat kesempatan untuk interview di sana. Namun sayangnya mereka menghendaki untuk interview di Malang. Daripada resiko aq pulang ternyata di sana tidak diterima, ya sudah aq mengajukan untuk interview view messenger. Ternyata mereka tidak menghubungiq lagi.

untitled-1.jpg

Sehari berikutnya aq mendapat panggilan interview dari PT Labtech Penta International tempat aq kerja sekarang. Jujur saja aq belum pernah tau dimana perusahaan ini berada. Sebenarnya aq hanya iseng2 mengirimkan CV dan lamaran kerja karena aq yakin g bakal dipanggil. Lah wong di situ ditulis minimal lulusan S1 sedangkan aq cuman STM. Eh ternyata aq terus dipanggil untuk mengikuti proses2 selanjutnya. Jujur saja sainganq adalah orang2 lulusan S1 yg salah satunya sudah berpengalaman sebagai programmer di Panasonic. Tapi ternya benar kata mamaq kalau aq termasuk orang yg beruntung. Aq ditrima dan mengalahkan saingan2q yg lulusan S1. Tapi jujur saja aq bener2 kecewa karena lokasinya yg jauh dan gajiq setengah kali dari gajiq ketika aq di tempat sebelumnya. Aq sempat dimarahi oleh pacarq karena aq bertindak gegabah. Tapi ya sudahlah, nasi sudah menjadi bubur. Meskipun sejujurnya aq udah g tahan dengan lokasi yg jauh dan biaya transport yg menggila :'(.

Tepat satu minggu aq bekerja, aq mendapat panggilan dari tempat kerjaq dulu. Ya Allah, kenapa terlambat aq dapat panggilan. Padahal aq bener2 berharap di sana. Deket rumah, pengalaman banyak dan gaji besar. Tapi ya sudahlah, mungkin ada rahasia di balik ini. Aq yakin di sini aq pasti bisa menjadikan ini sebagai batu loncatan. Dan pesan dari bosq yg akan selalu aq ingat “Pelajari Semua Hal, Jangan Malu, Maju Terus…..”

Pelajaran buat aq : “Jangan bertindak secara gegabah, semua harus dipikir matang”